Berita / Bioskop Online

The Swing of Things -- Menikah di Hedonism II. Mau?

Rabu, 29 Juli 2020 20:35:20
243 klik
Oleh : cemplung

  • The Swing of Things

    Nikah Tamasya di Jamaika

  • The Swing of Things

    Masa depan yang lebih menyenangkan

  • The Swing of Things

    Hedonism II

  • The Swing of Things

    Miss USA dan Miss Universe

  • The Swing of Things

    Lumba-lumba suka wanita

Pemeran : Olivia Culpo, Chord Overstreet, Luke Wilson, Adelaide Kane, Aleksander Vayselboym, Oliver Coooper
Sutradara : Matt Shapira
Genre : Romansa / Komedi
Rilis : Juli 2020
Durasi : 93 menit (1 jam 33 menit)

Nonton Film


Bioskop Online : Bioskop Keren

Sinopsis Film The Swing of Things

Menjadi desainer busana itu tak mudah. Itu yang dialami Laura Jane. Berbagai perusahaan busana terus menolak karyanya, termasuk yang dari Paris. Dan yang lebih membuat sulit adalah Laura Jane adalah desainer busana untuk anjing peliharaan. Hal ruwet juga dialami Tom atau Tommy. Ia pekerja kreatif di sebuah biro iklan. Tugasnya merancang pesan marketing yang tepat untuk jetpack, mesin roket yang digendong ala ransel. Rekannya bilang jetpack itu inovatif. Kuno. Inovatif itu milik Elons Musk, kata sang klien. Hadirkan teknologi masa depan ke tangan konsumen hari ini, kata rekan yang lain. Itu Apple. ''Johnson Jetpack. Membuat masa depan jadi menyenangkan lagi,'' bilang Tom. Sang klien, John Johson, suka jargon Tom. ''Kita sudah seperempat abad memasuki abad ke-21, tapi nyatanya masa depan belum seasyik yang kita impikan,'' kata Johnson.

Tom (diperankan Chord Overstreet) sukses. Laura Jane (Olivia Culpo, MIss USA dan MIss Universe 2012) terpuruk. Saat isitrahat makan siang di sebuah kedai mobil keliling, Tom terus corat-coret di kertas mematangkan jargon marketingnya. Laura Jane juga hadir di sana, memesan makanan, sambil minta formulir lowongan kerja. Ia ingin jadi pelayan kedai. Saat ingin mengisi formulir, ia tak punya pulpen. Ia bertanya ke pengunjung kedai kalau-kalau ada yang mau meminjamkan pulpen. Tom akhirnya menawarkan pulpen bertinta merah. Keduanya berkenalan dan ngobrol. Saling tukar cerita, saling tukar ide.

Rangkaian adegan menarik itu menjadi pembuka film ''The Swing of Things''. Film kisah bisnis? Bukan. Ini film komedi, plus romansa. Karena komedi maka ada pula adegan kekonyolan Tom terbang tak terkendali, menghantam atap hanggar, dengan menggunakan Jetpack. ''Untung dia pakai helm,'' bilang John Johnson (John Jovitz). Karena film komedi pula maka tak usah protes kalau cerita serius bernuansa bisnis berakhir di situ. Selanjutnya, film lompat ke masa 7 bulan kemudian ketika Tom dan Laura duduk berdampingan di meja makan. Di seberang mereka duduk kedua orang tua masing-masing. Georgia (Adelaide Kane), teman sekamar Laura, juga hadir. Georgia yang cantik terus-menerus digoda Ricky (Aleksander Vayshelboym), sahabat sekaligus bos Tom di biro iklan. Lalu ada juga Lance (Luke Wilson), abang angkat Laura, yang dulu diambil sebagai anak asuh untuk 'memancing kelahiran' Laura. Mereka semua berkumpul untuk membicarakan rencana pernikahan Tom dan Laura. Keduanya akan melaukan nikah tamasya di Bahama. Mereka semua harus hadir. Semua setuju kecuali Lance. Ia, mewarisi sifat ayah Laura, pekerja keras dan tak suka wisata atau tamasya yang cuma buang-buang duit. Tapi ia akhirnya bilang akan menyusul ke Bahama.

Keluarga besar itu akhirnya berangkat ke Bahama. Sayangnya, baru setengah jalan terbang di udara, cuaca mendadak buruk dan tak bagus untuk terus terbang ke Bahama. Pesawat harus mendarat di Jamaika dan menunggu beberapa hari sampai cuaca normal. Hari sudah malam ketika pesawat mendarat di Jamaika, negara kepulauan kecil di tenggara Amerika Serikat. Keluar dari bandara, mereka bertemu dengan Ira Goldstein (Olivers Cooper), pria asal Amerika yang sehar-hari jadi calo di bandara. Karena sudah lelah, mereka setuju saja ketika Goldstein menawarkan hotel bintang 5 yang dijamin amat memuaskan. Ternyata benar. Hotelnya bagus. Ketika resepsionis ingin menjelaskan layanan, mereka bilang tak usah karena sudah capek. Mereka pun pergi tidur.

Keesokan harinya mereka masih mengagumi hotel bintang 5 itu. Tapi dari jam ke jam akhirnya mereka sadar. Banyak orang tanpa busana di lingkungan hotel. Nuansa sensual dan seksual hotel makin terasa. Ternyata, hotel bintang 5 yang mereka tempati adalah Hedonism II Resort, hotel dan kawasan peristirahatan di Negril, wilayah ujung barat Jamaika yang amat populer di kalangan kaum nudis papan atas (dan juga eksekutif non-nudis). Mereka sepakat akan keluar dari hotel, yang dalam standard Amerika pun, disebut hotel maksiat. Goldstein merayu mereka dengan bilang bahwa berkeliaran tanpa busana di Hedonism II, dan menikmati hidup hedonis di sana, hanya bersifat opsional. Berbusana normal pun boleh. Walhasil, berbagai situasi hedonis 17 tahun ke atas pun mengisi sebagian besar film. Juga ulah para swinger (saling tukar pasangan) yang bertebaran di sana-sini, plus diplesetkan menjadi judul film ''The Swing of Things.'' So, jauhkan film ini dari anak-anak.

Lepas dari kesan sebagai promosi bagi Hedonism II Resort, film akhirnya bercerita aneka kejadian menjelang hari pernikahan Tom dan Laura, yang masih 4 hari lagi. Para perempuan -- Laura, Georgia, dan kedua ibu-- harus kalang kabut ketika tahu apa itu pijat hedonis. Para pria -- Tom, Ricky, dan dua orang tua laki-laki--- diajak pergi memancing di laut lepas oleh Goldstein, tapi mereka tak boleh mencebur ke laut karena lumba-lumba di Laut Karibia tak suka kaum pria. Mereka suka kaum wanita dan didongengkan pernah memperkosa wanita. Di lain hari, kedua pasangan orang tua menjadi lebih mesra lagi setelah ikut terapi dewasa dan jadi swinger. Sementara Ricky akhirnya berhasil memikat Georgia. Dan agar ada konfliknya, Ricky dan Tom dikisahkan ikut pesta malam dan bangun pagi di kamar wanita lain. Georgia mengetahuinya dari bisik-bisik tamu hotel dan kemudian melaporkannya ke Lance. Tom dianggap selingkuh sebelum hari pernikahan. Laura kecewa dan membatalkan pernikahan.

Tapi perselisihan Tom dan Laura berlangsung singkat. Ketika Laura sudah berada di bandara untuk pulang sendirian, Georgia menelepon dan memberitahu kalau Tom tidak selingkuh. Ia tahu itu dari gadis-gadis tamu hotel yang sedang menonton rekaman video Tom dan Ricky yang tak bisa menikmati pesta malam di Hedonis II karena keburu mabuk ekstasi. Tom dan Laura rujuk. Pesta pernikahan pun berlangsung di tepi pantai Hedonis II. Semuanya berakhir bahagia. Sang calo pun, Ira Goldstein, akhirnya mendapat tambahan dana 500 dolar dari ayah Laura untuk memulai usaha laundry berbiaya 2.000 dolar. Lance pun akhirnya menjalin cinta dengan seorang gadis yang ditolongnya dari serangan lumba-lumba jantan. ***

Berita Bioskop Online Lainnya